WhatsApp-Button
Jual Sistem Open Jurnal Sistem Kampus di Kupang

Jual Sistem Open Jurnal Sistem Kampus di Kupang

  2021-09-27 10:31:33     Ulti Desi Arni     Dibaca 112 kali

Jual Sistem Open Jurnal Sistem Kampus di Kupang - 021-39720119 / 0811-767-4727

Kota Kupang adalah sebuah kotamadya sekaligus ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Kotamadya ini merupakan kota terbesar di pulau Timor yang terletak di pesisir Teluk Kupang, sebelah barat laut pulau Timor. Sebagai kota terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kota Kupang dipenuhi dengan berbagai suku bangsa. Kelompok etnis yang signifikan di "Kota Kupang" adalah orang Timor, Rote, Sabu, Cina, Flores dan banyak pendatang dari Bugis dan Jawa. Luas wilayah Kota Kupang adalah 180,27 km² dengan jumlah penduduk sekitar 441.565 jiwa (2020). Kota ini terbagi menjadi 6 kecamatan dan 51 kelurahan.

Nama Kupang sebenarnya berasal dari nama seorang raja, yaitu Nai Kopan atau Lai Kopan, yang memerintah kota Kupang sebelum Portugis datang ke Nusa Tenggara Timur. Pada tahun 1436, pulau Timor memiliki 12 kota tetapi tidak disebutkan namanya. Asumsi ini didasarkan pada kenyataan bahwa kota ini terletak di pesisir pantai, dan salah satunya menghadap Teluk Kupang secara strategis. Daerah ini merupakan wilayah kekuasaan Raja Helong dan raja saat itu adalah Raja Koen Lai Bissi.

Pada tahun 1613, VOC yang berkedudukan di Batavia (Jakarta), mulai melakukan kegiatan perdagangan di Nusa Tenggara Timur dengan mengirimkan 3 kapal pimpinan Apollonius Scotte, ke pulau Timor dan berlabuh di Teluk Kupang. Kedatangan rombongan VOC diterima oleh Raja Helong yang sekaligus menawarkan sebidang tanah untuk keperluan markas VOC. Pada saat itu VOC belum mempunyai kekuasaan tetap di Timor.

Pada tanggal 29 Desember 1645, seorang pendeta Portugis bernama Antonio de Sao Jacinto tiba di Kupang. Ia menerima tawaran yang sama dengan yang diterima VOC dari Raja Helong. Tawaran tersebut disambut oleh Antonio de Sao Jacinto dengan membangun benteng, namun kemudian benteng tersebut ditinggalkan karena terjadi di antara mereka. VOC menyadari pentingnya Nusa Tenggara Timur sebagai salah satu kepentingan perdagangannya, sehingga pada tahun 1625 hingga 1663 VOC berperang melawan domisili Portugis di pulau Solor dan dengan bantuan kaum muslimin di Solor Benteng Henricus berhasil direbut. oleh VOC.

Aplikasi OJS (Open jurnal sistem) adalah perangkat lunak open source yang tersedia bebas untuk jurnal di seluruh dunia , sebuah pilihan yang layak untuk pengelolaan berkas jurnal dengan akses terbuka dapat meningkatkan pembaca sebuah jurnal.

Fitur-fitur yang terdapat pada Open Jurnal Sistem adalah sebagai berikut :

  1. Manajemen Jurnal

Fitur ini berfungsi untuk memanajemen jurnal-jurnal yang di upload.        

  1. Manajemen Reviewer

Sebelum jurnal di publikasi harus ada tahapan review oleh reviever terlebih dahulu agar tidak ada kesalahan.

  1. Upload Berkas Jurnal

Fitur ini untuk upload berkas jurnal, agar nantinya berkas ini dapat di review.

  1. Proses Reviewal

Ketika jurnal di upload maka reviewer akan melakukan review terhadap jurnal

  1. Editoring

Setelah proses review penulis dapat melakukan editoring pada jurnal sebelum di publish.

  1. Laporan Lengkap

Fitur ini berfungsi untuk menyimpan semua berkas-berkas jurnal.

  1. Publikasi Jurnal

Setelah jurnal di lakukan proses review dan editoring maka proses selanjutnya publikasi.

Manfaat dan kelebihan dari aplikasi Open Jasa Sistem ini sebagai berikut :

  1. Untuk mengelolah jurnal-jurnal yang telah diterbitkan sehingga terarsipkan dengan baik.
  2. Memudahkan pengguna mengakses artikel jurnal untuk digunakan dalam pembuatan karya ilmiah.

 

(Faridah)


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia