WhatsApp-Button
Pengertian Etika Profesi dan Contohnya

Pengertian Etika Profesi dan Contohnya

  2021-01-14 16:49:13     Ulti Desi Arni     Dibaca 59 kali

Etika profesi merupakan sikap dari seorang profesional yang bersikap sesuai dengan dengan norma dan aturan selayaknya orang yang bermoral dan sangat penting untuk menjalankan kehidupan sebagai pengemban profesi, dan juga mempelajari tentang penerapan dari prinsip – prinsip moral dasar ataupun norma – norma etis umum pada bidang – bidang khusus (profesi) kehidupan manusia. Etika profesi juga sangat berkaitan dengan kode etik profesi karena berhubungan dengan bidang pekerjaan tertentu yang berhubungan langsung dengan bidang pekerjaan tertentu yang berhubungan langsung dengan masyarakat ataupun konsumen.

Konsep etika wajib kita terapkan dalam kehidupan bersama dan dipatuhi oleh orang – orang yang menjalankan profesi nya. Kode etik profesi itu juga sangat penting dalam diri seorang karena di dalam diri seorang harus mempunyai nilai aturan dalam hidup nya karena jika tidak ada kode etik nya pada diri seseorang itu tidak akan bisa mengatur hidup untuk ke depannya. Konsep etika profesi ini juga harus disepakati bersama dengan pihak yang berada di ruang lingkup kerja, misalnya saja dokter, jurnalistik, dan lain sebagainya. Etika profesi ini juga berperan sebagai sistem nilai, norma, serta juga aturan profesional secara tertulis yang tegas menyatakan apa yang baik dan benar serta apa yang tidak baik dan tidak benar bagi orang profesional. Adapun beberapa pengertian dari etika profesi ini yang dikemukakan oleh para ahli sebagai berikut:

  1. Prakoso (2015): adalah etika sosial dalam etika khusus yang memiliki tugas serta juga tanggung jawab kepada ilmu dan juga profesi yang disandang nya.
  2. Siti Rahayu (2010): yaitu kode etik yang dikhususkan untuk profesi tertentu serta karenanya juga harus dimengerti selayaknya, dan bukan sebagai etika absolut.
  3. Sawyer (2005): merupakan pernyataan – pernyataan yang berorientasi pada pedoman yang digunakan sebagai haluan perilaku di dalam melaksanakan tanggung jawab profesionalnya.
  4. Undang – Undang RI No. 8 Tahun 1974 tentang Pokok – Pokok Kepegawaian: yaitu suatu pedoman sikap, tingkah laku dan juga perbuatan di dalam melaksanakan tugas dan juga dalam kehidupan sehari – hari.
  5. Muchtar (2016): adalah suatu aturan perilaku yang mempunyai kekuatan mengikat bagi tiap – tiap pemegang profesi.

Baca Juga : Usaha Dagang

Ada beberapa fungsi dari etika profesi, sebagai berikut:

- merupakan pedoman bagi seluruh anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang sudah ditetapkan

- merupakan sebuah alat kontrol sosial bagi masyarakat umum terhadap profesi tertentu

- merupakan sarana untuk dapat mencegah campur tangan dari pihak lain di luar organisasi, terkait hubungan etika di dalam keanggotaan suatu profesi

Ada juga tujuan etika profesi, yaitu:

- Sebagai menjunjung tinggi martabat suatu profesi

- Sebagai menjaga serta mengelola kesejahteraan anggota profesi

- Sebagai dapat meningkatkan pengabdian para anggota profesi

- Sebagai membantu meningkatkan mutu profesi

- Sebagai meningkatkan pelayanan profesi itu atas dasar keuntungan pribadi

- Sebagai menentukan standar baku bagi profesi

- Sebagai meningkatkan kualitas organisasi agar menjadi lebih profesional dan juga terjalin dengan erat

Berikut ini adalah beberapa contoh dari kode etik profesi kedokteran:

Kewajiban:

  1. Memberikan pelayanan medis yang sesuai dengan standar prosedur operasional serta kebutuhan medis pasien
  2. Memberikan rujukan bagi pasien ke rumah sakit lain yang lebih ahli apabila sangat diperlukan
  3. Menjaga rahasia informasi pribadi sang pasien, bahkan juga ketika pasien tersebut telah meninggal dunia
  4. Memberikan pertolongan darurat atas dasar kemanusiaan, kecuali ada pihak yang lain yang bertugas serta juga mampu melakukan nya
  5. Meningkatkan ilmu pengetahuan pada bidang ilmu kedokteran

Baca Juga : Cara Daftar Google Meet Untuk Siswa Dan Guru

Larangan:

  1. Memuji kemampuan maupun keahlian sendiri
  2. Mengucapkan atau bertindak hal yang dapat melemahkan daya tahan pasien
  3. Mengumumkan dan melakukan teknik kedokteran yang belum diuji kebenaran nya
  4. Mengambil alih pasien tanpa persetujuan keluarga
  5. Menetapkan imbalan atas jasanya secara tidak wajar
  6. Melakukan diskriminasi dalam melakukan pelayanan
  7. Mengeluarkan keterangan palsu, walaupun diminta oleh pasien
  8. Melakukan pelecehan seksual terhadap pasien ataupun orang lain
  9. Membocorkan rahasia pasien kepada orang lain

Berikut ini merupakan contoh kode etik dari tenaga pengajar secara umum:

Kewajiban:

  1. Tenaga pengajar harus mampu membimbing peserta didik agar memiliki moral yang tinggi dan memahami sila – sila dari pancasila
  2. Pengajar merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil dari pembelajaran, serta melakukan pembimbingan dan juga pelatihan
  3. Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, kreatif, dinamis, dan menyenangkan
  4. Pengajar harus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan

Larangan:

  1. Sebagai pengajar harus memberikan contoh perilaku yang baik terhadap peserta didik
  2. Sebagai pengajar tidak boleh memberi contoh hal yang tidak baik didepan peserta didik
  3. Tidak boleh menggunakan kata – kata yang tidak pantas didepan maupun dihadapan peserta didik
  4. Melakukan tindak kekerasan maupun pelecehan seksual terhadap peserta didik nya.

 

Penulis : Hana


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia