WhatsApp-Button
Domain dan Hosting

Domain dan Hosting

  2020-11-05 11:38:14     Ulti Desi Arni     Dibaca 70 kali

Domain

Domain adalah nama website. Pengunjung perlu mengetikkan nama domain untuk dapat mengakses suatu website. Karenanya, memilih nama domain yang tepat sesuai keperluan sangatlah penting. Tiap komputer dalam jaringan internet saling terhubung satu dengan lainnya. Sebagai pengenal, tiap komputer menggunakan alamat IP (disebut juga IP address). Alamat ini menunjukkan letak server tempat file website Anda disimpan. Jadi, secara teknis, website Anda tetap dapat diakses menggunakan alamat IP. Alamat IP berformat deretan angka, misalnya 232.16.xx.xx. Karena fungsi utamanya adalah pengenal antar perangkat, alamat website menggunakan deretan angka cenderung tidak efektif dan sulit diingat pengguna. Dengan alasan ini, diciptakan sistem penamaan website menggunakan nama domain.

Fungsi Domain

Fungsi Domain adalah untuk memudahkan para user yang terhubung ke jaringan internet untuk dapat mengakses ke suatu website, selain itu Domain berfungsi juga untuk mempermudahkan kita untuk mengingat alamat situs web tanpa harus memasukan alamat ip address untuk mengakses web server tersebut.

Sebagai contoh saat kita ingin mengakses situs website google.co.id, maka kita tidak perlu mengakses web server google.co.id dengan alamat ip nya. Kita tahu bahwa google.co.id mempunyai alamat ip 103.234.122.234. Sebenarnya saat kita mengakses alamat ip tersebut didalam browser, maka kita juga akan diarahkan pada halaman utama dari google.co.id.

Jenis-jenis nama Domain

Secara umum, nama domain terbagi mejadi dua jenis, yaitu Generic Domains (gTLDs) dan Country-Specific Domains (ccTLDs).

1. Generic Domains (gTLDs)

Merupakan nama domain yang berakhiran dengan .Com, .Net, .Org, .Edu, .Mil, atau .Gov . Jenis domain ini sering kali disebut Top Level Domain, yaitu domain itu langsung dibawah root (titik dibelakang nama domain). Dan tidak menunjukkan domain berdasarkan negara, sehingga siapapun dapat mendaftar. Macam-macam Generic Domains (gTLDs) yaitu:

  • .com : Digunakan untuk keperluan komersial.
  • .biz : Digunakan untuk keperluan bisnis.
  • .edu : Digunakan untuk keperluan pendidikan.
  • .info : Digunakan untuk keperluan informasi.
  • .name : Digunakan untuk keperluan web pribadi.
  • .net : Digunakan untuk keperluan internet.
  • .org : Digunakan untuk keperluan organisasi.
  • .pro : Digunakan untuk keperluan profesional.
  • .tv : Digunakan Untuk Pertelevisian, dan lain sebagainya.

2. Country-Specific Domains (ccTLDs)

Domain yang berakhiran dengan dua huruf ektensi. Domain ini dioperasikan dan didaftarkan dimasing-masing negara. Dan sering juga disebut Second Level Domain yaitu domain yang berada dibawah Top Level Domain.  Contoh dari Secondary Level Domain adalah .co.id, .co.uk, .com.gr ,dan lain sebagainya.

Domain Indonesia:

  • .ac.id : bagi lingkungan akademik/perguruan tinggi
  • .co.id : bagi organisasi komersial
  • .or.id : bagi organisasi selain organisasi
  • .net.id : bagi organisasi pemegang Izin Penyelenggara jasa telekomunikasi
  • .web.id : bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang melakukan kegiatannya di World Wide Web.
  • .sch.id : bagi sekolah dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.
  • .go.id : digunakan khusus bagi instansi pemerintah
  • .mil.id : digunakan bagi kalangan militer dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.
  • .war.net.id : digunakan bagi warung internet dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan.

Hosting

Hosting dapat digambarkan sebagai lahan tempat Anda membangun rumah. Website adalah rumah Anda. Jika hanya berlangganan nama domain, Anda seolah memiliki alamat tanpa rumah. Tentu Anda dapat memberitahukan alamat tersebut kepada siapa saja. Akan tetapi, pengunjung yang mengaksesnya tidak akan melihat apa-apa karena tidak ada rumah di sana. Dengan berlangganan layanan hosting, Anda dapat menyimpan informasi, file, maupun database berisi script, gambar, serta video yang ingin Anda tampilkan pada website.

Jenis-jenis Hosting

Ketika kita memilih hosting untuk membangun website, kamu harus pintar-pintar memilih jenis hosting sesuai budget dan keperluanmu. Sesuai dengan kebutuhan dan tujuan membuat website, setidaknya ada empat jenis hosting yang bisa kamu ketahui:

  • Shared Hosting

Shared hosting adalah jenis hosting tradisional yang membagi satu server untuk beberapa pengguna sekaligus, tergantung kekuatan server. Kelebihan layanan hosting yang satu ini adalah harga yang sangat terjangkau karena kamu seperti membayar sewa server secara patungan dengan para pengguna lain.

Namun, jika website anda atau website pengguna lain di server yang sama sedang mendapatkan traffic tinggi, maka website lainnya akan mengalami “kemacetan” atau loading page yang lambat. Selain itu, jika sebuah server mengalami kerusakan, penyedia hosting memerlukan waktu yang belum pasti dapat ditentukan hingga server bisa berfungsi kembali, karena server harus diperbaiki secara manual. Selama kerusakan ini terjadi, website yang tersambung dengan server tersebut akan mengalami down-time hingga server selesai diperbaiki.

  • Cloud Hosting

Agak mirip dengan shared, cloud hosting juga dipakai oleh beberapa pengguna sekaligus. Bedanya, di cloud hosting para pengguna tidak hanya mengandalkan satu server karena ada beberapa server yang saling tersambung sehingga ketika salah satu server mengalami kerusakan, server lainnya akan segera mengambil alih hosting tersebut dan durasi down-time yang dihabiskan sebuah website pun akan `terpangkas banyak.

Inilah kelebihan cloud hosting yang membuat harganya sedikit lebih tinggi ketimbang shared hosting. Cloud hosting akan cocok jika website-mu mempunyai traffic yang sedang hingga lumayan tinggi. Salah satu layanan cloud hosting murah terbaik yang bisa kamu andalkan adalah Dewaweb.

  • Virtual Private Server (VPS) Hosting

VPS atau Virtual Private Server hosting adalah titik tengah antara cloud hosting dan dedicated server. Sebab, pengguna bisa menggunakan server yang mempunyai fungsi mirip dengan dedicated server namun dengan harga semurah cloud atau shared hosting. Kelebihan lain VPS yaitu setiap pengguna mempunyai akses root ke ruang virtual sendiri sehingga akan lebih aman jika kamu berniat menggunakan hosting yang satu ini.

  • Dedicated Server

Dedicated server menawarkan kontrol maksimal atas server hosting yang digunakan oleh website-mu. Artinya, kamu menguasai seluruh channel hosting yang disediakan oleh server tersebut. Dedicated server akan cocok untukmu jika website yang kamu kelola mempunyai traffic yang sangat tinggi.

Namun, jika memutuskan untuk menggunakan dedicated server, pastikan kamu telah menyiapkan budget yang jauh lebih tinggi daripada ketiga jenis hosting di atas. Selain harga yang kurang cocok untuk digunakan oleh individu, dedicated server juga memerlukan ruangan khusus yang dilengkapi oleh pendingin selama 24 jam untuk menjaga temperatur mesin server tetap stabil.

Ingat, memahami jenis hosting adalah salah satu faktor penting yang perlu kamu perhatikan ketika mempelajari cara membuat website. Ibarat developer rumah, hosting akan menyediakanmu sejumlah space untuk membangun “rumah” alias website. Oleh karena itu, kamu juga perlu memperhatikan kualitas hosting dengan mengecek kecepatan dan keamanan, serta hasil testimoni dari para pengguna.


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia