WhatsApp-Button
Pemanfaatan Sumber Daya Alam Berkelanjutan     

Pemanfaatan Sumber Daya Alam Berkelanjutan     

  2020-09-15 16:41:21     Ulti Desi Arni     Dibaca 28 kali

Sumber daya alam adalah kekayaan alam yang berupa mahluk hidup atau benda mati yang bisa memenuhi kebutuhan mahluk hidup, pemanfaatan SDA adalah prinsip yang dilakukan untuk menjaga kelestarian SDA di dalam jangka yang panjang. Pemanfaatan SDA berkelanjutan dikembangkan dalam kegiatan pertanian, pertambangan, industri, dan pariwisata.

Pertanian Berkelanjutan

Kegiatan pertanian adalah pemanfaatan dengan sumber daya yang tidak memiliki proses produksi pertanian dengan menekankan dampak negatif terhadap lingkungan. Juga menitikberatkan pada pengolahan SDA yang memanfaatkan produk hayati ramah lingkungan, biasanya diaplikasikan dalam kegiatan pertanian organik.

Manfaat pertanian berkelanjutan :

  • Mampu meningkatkan produksi pertanian dam menjamin ketahanan pangan di dalam negeri
  • Menghasilkan pangan kualitas tinggi serta meminimalisasi kandungan bahan pencemar kimia ataupun bakteri yang membahayakan.
  • Tidak mengurangi dan merusak kesuburan tanah, tidak meningkatkan erosi.
  • Mendukung dan menopang kehidupan masyarakat pedesaan dengan meningkatkan kesempatan kerja serta menyediakan penghidupan layak bagi petani.
  • Tidak membahayakan kesehatan masyarakat yang bekerja atau hidup di lingkungan pertanian dan bagi yang mengonsumsi hasil pertanian.
  • Melestarikan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di lahan pertanian dan perdesaan serta melestarikan SDA dan keragaman hayati.

Baca Juga : Jual Aplikasi Kontrol Pegawai di Medan

Indikator kegiatan pertanian berkelanjutan :

  • Budi daya berbagai jenis tanaman secara alami.
  • Memelihara keanekaragaman genetik sistem pertanian.
  • Meningkatkan siklus hidup biologis dalam ekonomi sistem pertanian
  • Menghasilkan produksi pertanian yang bermutu dalam jumlah memadai.
  • Memelihara dan meningkatkan kesuburan tanah dalam jangka panjang.
  • Menghindarkan pencemaran yang disebabkan penerapan teknik pertanian.

Dengan demikian, kegiatan pertanian organik telah menerapkan semua indikator yang ditentukan dalam kegiatan pertanian berkelanjutan. Tujuan pengembangan kegiatan pertanian berkelanjutan adalah meningkatkan kualitas alami lingkungan.

Pertambangan Berkelanjutan

Kegiatan usaha tambang berisiko tinggi dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan fisik dan sosial. Alasan tersebut yang mendasari perlunya suatu pertambangan berkelanjutan. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia No.4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, kegiatan pertambangan berkelanjutan merupakan kegiatan yang diawali dengan eksplorasi, eksploitasi, pengolahan, dan kegiatan pasca tambang. Tambang merupakan karunia Tuhan yang telah memberikan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Oleh karena itu, sebaiknya peduli terhadap kelestarian lingkungan dengan cara meningkatkan pengetahuan dan bertanggung jawab dalam mengelola pertambangan.  Mengelola dengan memperhatikan prinsip eko-efisien dan ramah lingkungan akan meminimalisir dampak dari pertambangan.
Terdapat 3 prioritas utama dalam memilih potensi pertambangan berkelanjutan sebagai berikut:

  1. Menganalisis dampak dan keuntungan sosial, ekonomi, kesehatan
  2. Meningkatkan kepentingan termasuk masyarakat adat dan lokal serta pada kaum perempuan.
  3. Mengembangkan praktik pertambangan yang berkelanjutan untuk penyediaan dukungan yang teknis pembangunan fasilitas dan keuangan kepada negara-negara yang berkembang dan miskin.

Industri Berkelanjutan

Kegiatan industri berperan terhadap tiga hal secara signifikan, yaitu kepada faktor ekonomi, faktor sosial, dan faktor lingkungan. Pengaruh industri terhadap ekonomi dan sosial adalah pengaruh positif, dimana kegiatan industri menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara. Sementara itu, pengaruh industri terhadap lingkungan, yaitu berupa pencemaran lingkungan adalah pengaruh yang merugikan. Ada ketiga faktor pengaruh terwujudkanya industri yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, pelaksanaan aktivitas di sektor industri perlu melakukan prinsip-prinsip sebagai berikut.

Baca Juga : Jual Sistem Informasi Kepegawaian Kampus


    1.   Menggunakan SDA secara berkelanjutan.
    2.   Menjamin kualitas hidup masyarakat di sekitar lokal penambangan.
    3.   Menjaga kelangsungan hidup ekologi sistem alami (environmental system).

Akan tetapi, ada hambatan bagi negara berkembang dalam melaksanakan kegiatan industri berkelanjutan. Hambatan dalam pelaksanaan kegiatan industri berkelanjutan sebagai berikut.

  1. Potensi sumber daya melimpah, tetapi pemanfaatannya belum optimal.
  2. Dukungan pemerintah terhadap pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan masih kurang.
  3. Kawasan industri berkembang secara sistematis merupakan kumpulan dari industri yang berdiri sendiri.

Pariwisata Berkelanjutan

Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, pariwisata (masal) seringkali dituding sebagai memberikan dampak negatif. Hal ini dikarenakan dalam pariwisata masal, interaksi dengan lingkungan cenderung bersifat destruktif karena pariwisata mengeksploitasi sumber daya alam dan kebudayaan lokal. Sebagai salah satu industri terbesar di dunia. Menurut UNWTO, Pariwisata Berkelanjutan mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang ditimbulkannya baik saat ini maupun di masa mendatang; selain itu juga menjawab kebutuhan wisatawan, industri, lingkungan, dan populasi setempat. Hal ini berlaku sama untuk pariwisata di semua ekosistem, baik kawasan perkotaan, pesisir, pedesaan, pegunungan, dan sebagainya; dengan penekanan yang berbeda di masing-masing ekosistem atau konteks masyarakat.

 

Penulis : Yoki


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia