WhatsApp-Button
 Sistem Endokrin dan Sistem Saraf

 Sistem Endokrin dan Sistem Saraf

  2020-09-07 16:31:29     Ulti Desi Arni     Dibaca 95 kali

SISTEM ENDOKRIN

Sistem endokrin adalah kelenjar sekresi internal, yang fungsi untuk menghasilkan dan melepaskan hormon-hormon ke dalam aliran darah.

Kelenjar Endokrin

Kelenjar endokrin yaitu hormon yang diedarkan oleh system transportasi (darah), dan mempengaruhi sel target yang ada di seluruh tubuh.

Tabel nama dan letak kelenjar endokrin dalam tubuh:

No.

Kelenjar

Nama Lain

Letak

1.

Hipofisis

Kelenjar pituitari

Di bagian dasar cerebrum, dibawah hipotalamus

2.

Tiroid

Kelenjar gondok

Di daerah leher dekat jakun

3.

Paratiroid

Kelenjar anak gondok

Di bagian (dorsal) belakang dari kelenjar tiroid

4.

Kelenjar pankreas

Kelenjar pulau-pulau langerhans

Dekat lambung

5.

Kelenjar gonad

Kelenjar kelamin

·         Laki-laki : testis

·         Perempuan: ovarium

6.

Kelenjar adrenalin

Kelenjar supra renalis

Di atas ginjal

7.

Kelenjar timus

Kelenjar kacangan

Di daerah dada

 Baca Juga : Jual Aplikasi Absensi Online Perusahaan Berbasis QR-Code

  • Hypothalamus

Hipotalamus adalah bagian dari otak besar yang mengatur homeostasis tubuh dengan pengaturan bagian dalam tubuh seperti detak jantung, suhu tubuh, keseimbangan air dan sekresi dari kelenjar pituitary.

  • Kelenjar Pituitari (kelenjar hipofisis)

Yang berfungsi untuk  mengatur kerja kelenjar endokrin diantara  lainnya.

  • Kelenjar pituitary lobus posterior

Kelenjar pituitary berisi pada ujung akson dari neuron yang memanjang dari hipotalamus

  • Oksitosin

Oksitosin merangsang kontraksi dari rahim untuk mendorong janin pada persalinan. Oksitosin yang merangsang pengeluaran ASI dari kelenjar susu disebabkan karena kontraksi dari sel-sel di sekitarnya.

  • Antidiuretika Hormon (ADH)

Hormon antidiuretika meningkatkan dari tubulus kontortus distal dan tubulus kolektifus dari nefron ginjal, sehingga volume urin menurun.

  • Kelenjar pituitary lobus anterior

Hipotalamus bisa menghasilkan hormone yang dibawa ke dalam pembuluh darah menuju bagian anterior dari kelenjar pituitary.

Kelenjar pituitari menghasilkan lebih delapan hormon. Masing-masing hormon dihasilkan dengan hormon pelepas dari hipotalamus.

Pembuluh darah membawa hormon menuju kelenjar pituitari melalui perantara.

  1. Hormon Pertumbuhan (Somatotropik hormone / STH) atau growth hormon

Hormon pertumbuhan berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel-sel tubuh. jika hormone diproduksi dalam jumlah sedikit, karena menyebabkan kerdil, sebaliknya jika produksi hormone berlebih akan menyebabkan pertumbuhan pada  raksasa.

  1. Prolaktin

Prolaktin diproduksi di dalam jumlah besar setelah melakukan proses kelahiran. Fungsi hormone prolaktin adalah merangsang perkembangan kelenjar susu dan produksi ASI. Selain itu hormone ini juga mempengaruhi proses metabolism lemak dan karbohidrat.

  1. Melanosite-Stimulasing Hormon (MSH)

Hormon ini menyebabkan warna kulit ikan, amfibi dan reptile berubah-ubah. Pada manusia hormone berfungsi sebagai alat untuk merangsang sintesis pigmen melanin.

 FSH (Folikel Stimulating Hormon)

Fungsi:

  • Pada perempuan: Merangsang pertumbuhan dan perkembangan folikel dalam ovarium sehingga menjadi folikel de graaf
  • Pada laki-laki : Mengatur perkembangan testis dan merangsang spermatogenesis

Luteining Hormon

Fungsi:

Pada perempuan:

  1. Mempengaruhi terjadinya ovulasi
  2. Membentuk korpus luteum dari sisa folikel

Penghambat pada Umpan Balik negatif

v  Kelenjar pada tiroid

v  Kalsitonin

v  Kelenjar pada paratiroid

v  Adrenal Cortex

v  Cortisol (A Glucocorticoid)

Hormon glukokortikoid dihasilkan berupa keadaan stress. Hormon kortisol akan menimbulkan peningkatan pada kadar gula di dalam darah dengan cara merangsang untuk menghasilkan gula non karbohidrat

Pengendalian Endokrin

kelenjar endokrin berfungsi untuk merangsang darah ==menjadi tinggi atau rendah.

Baca Juga : Jual Software Aplikasi HRM Perusahaan

HORMON

Hormon adalah zat yang dilepaskan ke dalam aliran darah memiliki suatu kelenjar atau organ, yang mempengaruhi sel-sel di dalamnya. Sebagian besar hormon merupakan protein terdiri dari rantai asam amino dengan panjang yang berbeda-beda. Sisanya merupakan steroid, yaitu zat lemak yang merupakan derivat dari kolesterol.

Jenis hormon berdasarkan senyawa kimia penyusunnya

  1. Hormon Peptida
  2. Hormon steroid

Faktor-faktor lainnya juga merangsang pembentukan hormon

Hormon Utama

Hormon

Kelenjar Yang Menghasilkan

Fungsi

Aldosteron

Kelenjar adrenal

Membantu mengatur keseimbangan garam & air dengan cara menahan garam & air serta membuang kalium

Hormon antidiuretik

(vasopresin)

Kelenjar hipofisa

Menyebabkan ginjal menahan air

Bersama dengan aldosteron, membantu mengendalikan tekanan darah

Kortikosteroid

Kelenjar adrenal

·         Memiliki efek yg luas di seluruh tubuh, terutama sebagai:

·         Anti peradangan

·         Mempertahankan kadar gula darah, tekanan darah & kekuatan otot

·         Membantu mengendalikan keseimbangan garam & air

Kortikotropin

Kelenjar hipofisa

Mengendalikan pembentukan & pelepasan hormon oleh korteks adrenal

Eritropoietin

Ginjal

Merangsang pembentukan sel darah merah

Estrogen

Indung telur

Mengendalikan perkembangan ciri seksual & sistem reproduksi wanita

Glukagon

Pankreas

Meningkatkan kadar gula darah

Hormon pertumbuhan

Kelenjar hipofisa

·         Mengendalikan pertumbuhan & perkembangan

·         Meningkatkan pembentukan protein

Insulin

 

Pankreas

·         Menurunkan kadar gula darah

·         pada lemak di bagian tubuh

SISTEM SARAF

Fungsi sel saraf adalah pengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang tanggapan. Setiap neuron terdiri dari satu badan sel di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. terdiri dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson (neurit).   

Sistem Saraf Tak Sadar

Sistem saraf tak sadar merupakan sekumpulan pada saraf mepengaruhi aktivitas yang tidak di pikirkan terlebih dahulu. Misalnya, pergerakan paru-paru dan jantung. Tidak pernah berkehendak supaya aktivitas bergerakan paru-paru dan jantung terjadi dengan koordinasi dengan sistem saraf pusat.

Penulis : Yoki


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia