WhatsApp-Button
Perbedan Inpeksi dan Investigasi

Perbedan Inpeksi dan Investigasi

  2020-09-02 16:39:37     Ulti Desi Arni     Dibaca 905 kali

Inspeksi

Inspeksi adalah salah satu metode yang paling penting digunakan oleh perusahaan di bidang kesehatan atau kata lain adalah rumah sakit.

Atau dengan kata lain infeksi adalah suatu proses pengamatan dengan mata untuk menggali suatu pendapatan den informasi mengenai penyakit, atau penampilan fisik penderitaan.

Contoh :

Warna wajah

kondisi lidah

Raut Muka

Bentuk Tubuh

Hal ini merupakan faktor yang dilakukan oleh petugas rumah sakit atau perusahaan untuk menjaga kesehatan pada sistem kerja nya, maka hal yang demikian dapat pula di artikan adalah.

  • Pemeriksaan secara saksama untuk melakukan pemeriksaan yang secara langsung untuk pelaksanaannya peraturan oleh petugas

Contoh

Beberapa hari yang lalu ketua rumah sakit mengadakan pengecekan infeksi yang sering terjadi di kalangan masarakat seperti infeksi darah pemeriksaan ini di lakukan guna demimenjaga kesehatan di daerah masing

Jenis Jenis Inspeksi

  • Centralised Inspection

Centralised Inspection merupakan salah satu jenis tindakan yang dilakukan terhadap lokasi tertentu atau terpusat yang telah ditentukan hal ini demi menjaga kualitas pelayanan terhadap masyarakat sehingga dapat dilakukan pengujiannya.

  • Functional Inspection

Functional Inspection merupakan salah satu cara untuk melakukan pengecekan infeksi dan berfungsi sebagai memeriksa karakteristik yang ditentukan tanpa mengetahui karakteristik masing-masing guna pembentukan sebuah produk .

  • First Piece Inspection

First Piece Inspection merupakan jenis Inspeksi terhadap unit pertumbuhan yang pertama pada pergantian alat kerja.

  • Final Inspection

Final Inspection merupakan salah satu jenis Inspeksi pada Produk yang sudah Jadi hal ini berguna terhadap pemeriksaan karakteristik baik Fungsional dalam suatu tindakan.

Baca Juga : Jual Sistem Perpustakaan Online Kampus di Pekanbaru

Tujuan Inspeksi

  1. Untuk meningkatkan kualitas dan rehabilitas produk.
  2. Untuk mencegah masalah yang dikarenakan kualitas dan mengurangi keluhan yang terdapat dari pelanggan.
  3. Berguna untuk mendeteksi dan menghilangkan produk yang cacat sebelum masuk ke proses produksi.
  4. Untuk mendeteksi produk cacat dan produk yang berkualitas rendah terkirim ke pelanggan.
  5. Untuk memberikan pemberitahuan kepada Manajemen sebelum suatu masalah kualitas menjadi serius sehingga manajemen dapat mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan.

Manfaat Inspeksi Dalam Kualitas

  • Untuk mengenal Jenis-jenis Inspeksi dalam Pengendalian Kualitas
  • Untuk mengukur kemampuan proses.
  • Membedakan Lot produk yang baik dan Lot produk yang cacat.
  • Membedakan unit produk yang baik dan unit produk yang cacat.
  • Untuk mengetahui apakah terjadi perubahan pada proses.
  • Untuk menilai kualitas produk.
  • Untuk mengukur ketepatan alat ukur di produksi

Ø Investigasi

Secara umum, upaya yang dilakukan untuk menemukan fakta, di balik situasi tertentu, untuk menemukan kebenaran dikenal sebagai Investigasi.

Untuk organisasi bisnis, investigasi menyiratkan bahwa pemeriksaan yang terorganisir, terperinci dan kritis terhadap pembukuan dan catatan transaksi (baik masa lalu dan sekarang) dari suatu entitas, dilakukan untuk tujuan tertentu atau untuk mengungkapkan kebenaran atau untuk membangun fakta dengan bantuan bukti. Metode yang paling umum digunakan dalam proses investigasi adalah pencarian, pengamatan, interogasi, penyelidikan, inspeksi, dll.

Proses investigasi dilakukan oleh tim ahli untuk membuktikan fakta tertentu dan dilakukan sesuai persyaratan organisasi; tidak ada periode tertentu.

Tujuan dan Maksud Melakukan Investigasi

tujuan dan maksud melakukan investigasi kecelakaan kerja – Kecelakaan kerja adalah Satu peristiwa yang tidak diharapkan yang bisa menyebabkan cedera, masalah kesehatan sampai kematian pada manusia, rusaknya property, masalah pada pekerjaan (kelancaran proses produksi) atau pencemaran.

Investigasi kecelakaan kerja mesti dikerjakan oleh personil atau tim investigasi yang kompeten untuk melakukan pekerjaan itu. Oleh karenanya, investigator kecelakaan kerja mesti memperoleh kursus mengenai mekanisme investigasi kecelakaan kerja, tehnik investigasi kecelakaan serta analisis akar pemicu kecelakaan kerja. Sedang Tim Investigasi Kecelakaan Kerja (TIK) bisa diatur oleh Investigator, yang bisa terbagi dalam ; orang yang kuasai bagian spesifik (pakar) serta pendamping tim (satpam, Humas, dll).

Investigasi kecelakaan kerja adalah salah satunya usaha untuk mengatur serta menahan kerugian (termasuk juga proses produksi) yang muncul karena kecelakaan kerja.

Tujuan :

  1. Melakukan perbaikan kualitas keselamatan kerja
  2. Kurangi peluang terjadinya kecelakan kerja sama di waktu hadir
  3. Menyiapkan atau membangun tempat atau lingkungan kerja yang aman
  4. Untuk memperoleh urutan kecelakaan yang benar serta mengambil keputusan kritikal factor.
  5. Untuk memastikan akar pemicu peristiwa kecelakaan kerja (bukan mengambil keputusan siapa yang salah)
  6. Mengambil keputusan referensi tindakan perbaikan

Baca Juga : Manajemen Digital Marketing di Era 4.0

Semua kecelakaan kerja yang didapati atau dilaporkan yang menyebabkan;

  1. Kerugian harta benda dari mulai yang kecil sampai besar
  2. Korban manusia dari mulai cidera mudah sampai fatality (termasuk juga karena keracunan pestisida pada manusia)
  3. Korban manusia dari penyakit karena kerja.

Siapa yang perlu mengivestigasi serta memberikan laporan kecelakaan kerja?

  1. Karyawan mesti memberikan laporan peristiwa kecelakaan pada supervisornya, serta / atau Petugas Safety perusahaan (dalam tempo 24 jam sesudah peristiwa kecelakaan)
  2. Petugas Safety Perusahaan (yang kompeten lakukan investigasi) akan memberikan laporan pada pimpinan Perusahaan serta lakukan investigasi dengan menyertakan beberapa personil pakar di bagian semasing.
  3. Laporan investigasi kecelakaan kerja akan dilaporkan oleh Pimpinan unit perusahaan pada Pemerintah serta pihak ke-3 yang dilihat begitu memerlukan laporan untuk kepentingan perbaikan / mencegah kecelakan kerja.

Haruskah Investigasi kecelakaan kerja butuh menyertakan tempat jabatan menjadi Supervisor atau Head Department ? tentu harus……sebab

  1. Supervisor atau Head Departemen tahu orangnya serta proses kerjanya
  2. Otomatis pun ikut serta dalam peristiwa itu atau ikut serta pada proses pengambilan tindakan perbaikan
  3. Bisa ambil nilai positif dari investigasi ini

Kenapa investigator kecelakaan kerja mesti bersyarat ?

  1. Untuk menyediakan critical factor peristiwa kecelakaan kerja dengan pas serta jeli, untuk proses analisa setelah itu.
  2. Untuk mengambil keputusan akar pemicu kecelakaan kerja dengan pas serta tepat.
  3. Untuk mengambil keputusan rekomendasi tindakan perbaikan yang berkaitan serta efisien, yang bisa menahan kecelakaan kerja sama di waktu hadir.

 

Penulis : Yoki


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia