WhatsApp-Button
Strategi Marketing FOMO yang Efektif

Strategi Marketing FOMO yang Efektif

  2020-07-10 16:32:18     Ulti Desi Arni     Dibaca 64 kali

Dalam memajukan sebuah usaha atau bisnis tentu saja membutuhkan marketing atau pemasaran di dalamnya. Tujuan adanya marketing tidak lain dan tidak bukan adalah untuk memasarkan produk atau jasa yang disediakan agar dikenal oleh masyarakat. Sehingganya, penjualan dan omset perusahaan bisa meningkat dan perusahaan dapat terus berkembang. Bisa dikatakan bahwa marketing ini cukup memiliki peranan penting dalam sebuah bisnis, untuk itulah harus membutuhkan strategi yang tepat pula agar mencapai target sasaranya.

Diantara ragam strategi dalam memasarkan ini, salah satunya adalah konsep FOMO atau kepanjangannya adalah “Fear of Missing Out”. Konsep ini cukup populer saat ini, namun sebenarnya ia sudah dikenal dari tahun 2013 lalu. Dimana konsep ini dikenan juga konsep “takut ketinggalan” ini jauh lebih dulu ada sebelum adanya ponsel dan media sosial.

Meskipun konsep ini sudah lama adanya, tapi mungkin sebagian kita masih bingung apa yang dimaksud dengan Marketing FOMO. Pengertian dari FOMO ini adalah sebuah kondisi takut untuk melewatkan sesuatu. Seperti takut jika melewatkan kegiatan bersama teman atau takut tidak memakai teknologi atau alat yang serupa dengan orang di sekitar kita. Ibaratnya FOMO ini strategi takut kalau ketinggalan update, zaman dan lain sebagainya. Hal inilah yang menyebabkan konsep ini banyak sekali dimanfaatkan oleh para marketer atau pelaku bisnis sebagai strategi Marketing FOMO terlebih lagi para millenial.

Lebih dari 60% millennial berdasarkan data yang ada memutuskan untuk menyewa, membeli atau menggunakan sesuatu benda karena takut jika nantinya dibilang tidak update atau kurang update oleh rekan-rekannya. Begitu juga dalam sebuah bisnis, mereka menerapkan konsep ini agar bisa mendapatkan banyak peminat terkait produk atau jasa yang ditawarkan. Dimana anda menggunakan kesempatan tidak ingin ketinggalan para calon atau costumer untuk memancing mereka tertarik dengan yang anda tawarkan.

Baca Juga : Jual Aplikasi HRM Perusahaan di Pekanbaru

Di dalam strategi FOMO untuk marketing ini ada beberapa strategi yang bisa dikatakan cukup efektif. Berikut strategi tersebut :

  1. Ciptakan urgensi

Meskipun menciptakan urgensi ini bisa dikatakan cukup umum digunakan, namun bisa dikatakan cara ini cukup efektif memancing pelanggan kamu agar setiap berbelanja barang atau menggunakan jasa yang kamu tawarkan. Kamu bisa menggunakan kata-kata stock terbatas atau limited edition dan juga bisa mengelar Flash Sale. Dimana hal seperti itu biasanya cukup efektif meng-unggah FOMO Pelanggan. Agar pelanggan tidak berpikir panjang untuk membeli kamu juga bisa menampilkan sisa barang di website atau juga bisa menggunakan visualisasi hitung mundur.

  1. Menampilkan testimoni pelanggan

Sudah banyak terbukti bahkan juga ada penelitian yang menunjukan bahwa rata-rata orang terpengaruh atau tertarik berbelanja pada sebuah produk disebabkan ia melihat orang lain yang lebih dulu membeli produk tersebut. Nah, hal inilah yang menyebabkan maraknya bisnis endorse saat ini di berbagai media sosial. Selain menggunakan jasa endorse kamu juga bisa menampilkan testimoni pelanggan yang sudah menggunakan produk kamu sehingga membuat orang lain percaya dengan apa yang anda tawarkan.

  1. Hadirkan program atau produk eksklusif

Rasa FOMO para customer kamu bisa dibangkitkan dengan memberikan sensasi atau rasa eksklusifitas di dalam strategi marketing kamu. Anda bisa membuat pelanggan merasa bahwa ia telah bergabung dengan kelompok elit kemudian anda lanjutkan dengan memunculkan rasa iri pada calon pelanggan agar mereka tertarik. Selain itu kamu bisa mendorong pelanggan setia untuk bergabung dalam program spesial yang sudah kamu ciptakan dengan menawarkan ragam keunggulan jika ia mengikuti program tersebut. Apabila ini berhasil maka otomatis FAMO pelanggan setia kamu akan muncul.

Baca Juga : Jual Aplikasi Keuangan Akuntansi Rumah Sakit di Jambi

  1. Memberikan bonus untuk pembeli pertama

Memberikan bonus tertentu untuk setiap pembeli pertama bisa dikatakan juga cara yang klasik, meskipun demikian masih banyak saja orang tergoda dengan tawaran ini dan ini adalah strategi cukup efektif. Sangat sulit sekali menolak godaan jika diberikan layanan ekstra, hadiah atau gratis ongkos kirim, karena itulah menggunakan cara pemberian bonus untuk pembeli pertama ini sangat efektif sekali kamu gunakan. Kamu harus benar-benar memberi hadiah baik berupa voucher atau hal lainnya untuk mereka yang tidak harus benar-benar pembeli pertama. Bisa saja kamu sediakan kuota terbatas misalnya 50 voucher untuk pembeli pertama, tentu mereka akan tertarik dengan tawaran tersebut.

  1. Menciptakan rasa kompetitif

Sebagai konsep FOMO ini adalah saingan alias tidak mau ketinggalan, sehingga target market yang tepat adalah orang yang mempunyai kepribadian tidak ingin dikalahkan orang lain. Nah, untuk mendapatkan rasa ini kamu bisa menampilkan jumlah orang yang sudah membeli produk atau menggunakan jasa yang kamu tawarkan. Tidak hanya mampu menciptakan rasa kompetitif, cara ini juga bisa menambah rasa percaya para pelanggan terkait produk atau brand kamu tawarkan.

Itulah beberapa strategi Marketing FOMO yang bisa kamu terapkan untuk bisnis kamu. Mungkin kamu anggap strategi di atas jadul atau klasik namun kamu harus tahu bahwa hasilnya cukup efektif. Terbukti sudah banyak para pelaku bisnis menggunakan cara ini untuk menumbuhkan FOMO para pelanggannya agar tertarik membeli atau menggunakan jasa mereka tawarkan. Meskipun demikian, tentu cara ini tidak semudah yang terlihat. Kamu harus melakukan riset yang panjang untuk mengetahui kpribadian pelanggan sehingga strategi yang kamu gunakan bisa secara maksimal dijalankan.

 

#GarudaCyber23Juli


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia