Dasar-Dasar Mikrokontroler

Dasar-Dasar Mikrokontroler

  2019-03-13 17:09:38     Ulti Desi Arni     Dibaca 24 kali

Seiring perkembangan teknologi terkait mikroprosesor, muncul berbagai perangkat elektronik yang dikemas dengan ukuran kecil. Namun, untuk membuat perangkat-perangkat ukuran kecil tidak bisa mengandalkan mikroprosesor yang standar. Sebab itu, dikembangkanlah sebuah chip, yakni Mikrokontroler.

Mikrokontroler, merupakan bagian atau komponen berupa Intergrated Circuit (IC) yang terdapat pada Controling Processing Unit komputer. Jika dilihat dari serapan katanya, Mikrokontroler berasal dari bahasa Inggris yakni Microcontroller yang berarti unit pengendali dalam bentuk dan ukuran sangat kecil.

Mikrokontroler diprogram untuk menjalankan serta melaksanakan setiap perintah, yang dilengkapi unit penyimpan data untuk menyimpan suatu program yang telah dibuat untuk kebutuhan pengguna komputer.

Setiap Mikrokontroler, setidaknya memiliki unit untuk memproses data yang juga disebut CPU atau otak mikrokontroler yang melaksanakan perintah dari program, unit penyimpan serta port I/O (port Input/Output).

Keunggulan yang dimiliki Mikrokontroler adanya RAM serta port I/O yang mendukung dalam membuat ukuran board Mikrokontroler lebih praktis. Mikrokontroler dapat dibagi berdasarkan memori, I/O khusus, ROM, Timers, serta unsur sebagai pendukung seperti Analog Digital Converter (ADC).

Dengan demikian, Mikrokontroler adalah chip yang berfungsi untuk mengontrol susunan alat elektronik dan menyimpan program. Mikrokontroler juga banyak dimanfaatkan di dunia industri, misalnya pada mesin-mesin produksi atau instrumentasi.

Selain itu, Mikrokontroler memiliki jenis yang beragam untuk kebutuhan manusia. Beberapa jenis dibedakan berdasarkan pabrik, memori, bentuk, generasi, hingga kumpulan perintahnya. Kumpulan perintah tersebut kemudian juga dibagi dua, yakni Complex Instruction Set Computer (CISC) dan Reduced Instruction Set Computer (RISC). Complex Instruction Set Computer (CISC) adalah mikrokontroler dengan bagian sekumpulan perintah atau instruksi yang utuh. Bagian ini termasuk diantaranya MCS51 dari ATMEL.

Sedangkan Reduced Instruction Set Computer (RISC) adalah mikrokontroler dengan kumpulan perintah terbatas atau tidak utuh. Bentuk ini termasuk di antaranya, mikrokontroler AVR dari ATMEL.

Adapun dasar-dasar Mikrokontroler atau yang juga dikenal sebagai one chip solution ini antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Sistem Input Komputer

Sistem input komputer merupakan perangkat masukan yang menyajikan informasi untuk suatu sistem dari komputer dari komponen luar. Pada komputer, sistem input tersebut terdapat pada komponen, Keyboard.

  1. Sistem Output Komputer

Sistem Output Komputer terdapat pada Monitor. Sistem Output Komputer adalah perangkat luar yang digunakan dan berhubungan dengan informasi ataupun aksi dari sistem pada komputer dengan komponen dari luar.

  1. Central Processing Unit (CPU)

Dasar-dasar dari Mikrokontroler berikutnya adalah Central Processing Unit atau disebut CPU. CPU merupakan komponen pada komputer yang berfungsi sebagai otak dan melakukan setiap perintah dari program atau user.

  1. Memori komputer dan Clock

Sistem ini difungsikan sebagai pewaktu dalam membangkitkan CPU pada komputer.

  1. Program komputer

Program komputer dihasilkan setelah diciptakan dari sebuah imajinasi seorang pembuat program yang disebut programmer.

  1. Sistem Mikrokontroler

Pada komputer, sistem Mikrokontroler digambarkan dalam bentuk komponen yang dikelilingi garis putus-putus. Bagian tersebut adalah yang membentuk Mikrokontroler. Saat ini, Mikrokontroler telah digunakan pada alat-alat elektronik yang diciptakan untuk membantu manusia mengendalikan sesuatu dengan otomatis, misalnya terdapat pada peralatan rumah tangga, remote control, hingga mainan anak-anak.

Dengan kata lain, Mikrokontroler merupakan suatu teknologi yang hadir untuk memenuhi kebutuhan manusia yang ingin mengerjakan segala sesuatunya dalam waktu yang cepat dan efektif.

Sejak pertama kali ditemukan pada 1974, Mikrokontroler hanya hadir dalam 4 bit, lalu berkembang 8 bit. Namun kini, Mikrokontroler di pasaran telah dapat ditemukan dalam bentuk 8 bit hingga 64 bit. Saat ini, di pasaran Mikrokontroler yang beredar dalam bentuk 8 bit, varian dari Complex Instruction Set Computer (CISC), yakni bagian dari MCS51 keluaran ATMEL.

Mikrokontroler membantu para pemula untuk membuat sistem elektronik yang ditujukan bagi kebutuhan harian, seperti pengendali alat rumah tangga, pengendali jarak jauh misalnya remote control TV, atau untuk membuat jam digital.

Hadirnya Mikrokontroler terbukti telah banyak membantu para pencipta teknologi untuk membuat dan mengembangkan teknologi sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat saat ini. Hal ini membuktikan bahwa teknologi sudah menjadi kebutuhan setiap manusia.

 

Penulis : V0l1-Yl


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia