Membuat Dokumen Tahap Pra-Produksi Film Atau Video

Membuat Dokumen Tahap Pra-Produksi Film Atau Video

  2019-03-08 16:50:13     Ulti Desi Arni     Dibaca 135 kali

Dalam pembuatan film atau video terhadap beberapa proses sebelum sebuah film atau video diproduksi. Setidaknya terdapat tiga tahap dalam alur produksi, di antaranya tahap pra-produksi, produksi dan pasca produksi.

Kali ini Garuda Cyber akan membahas bagaimana membuat dokumen pra-produksi dalam pembuatan film atau video. Pra-produksi merupakan tahap yang meliputi kegiatan terkait persiapan sebelum produksi film atau video dilakukan. Biasanya tahap pra-produksi membutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan tak jarang menghabiskan waktu hingga 75% dari keseluruhan proses produksi sebuah film atau video.

Untuk membuat dokumen pra-produksi sebuah film atau video beberapa langkah yang harus dilakukan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Analisis ide cerita

Dalam membuat film atau video, sebelumnya sebaiknya tentukan tujuan film atau video cerita, apakah hanya sekedar hiburan, mengangkat suatu fenomena di tengah masyarakat, sebagai sarana pendidikan, dokumenter, atau sebagai sarana untuk menyampaikan pesan tertentu.

Sebab itu, dibutuhkan untuk menganalisa ide cerita yang akan dituangkan dalam sebuah film atau video agar film atau video bisa fokus, lebih terarah dan sesuai dengan tujuan awal film atau video tersebut dibuat.

Dengan menentukan tujuan, seluruh detail cerita pada film atau video yang dibuat akan mudah. Terkadang, dibutuhkan pula observasi hingga kegiatan mengumpulkan data serta fakta. Ide cerita film atau video dapat beberapa diantaranya dapat diperoleh dari pengalaman pribadi penulis, cerita rakyat atau legenda, biografi seseorang yang terkenal atau memiliki jasa, adaptasi cerita dari komik atau novel, atau dari kajian lainnya.

  1. Persiapkan naskah skenario

Setelah mendapatkan ide cerita, selanjutnya mempersiapkan naskah skenario yang akan dituangkan dalam film atau video. Sebenarnya, penulis naskah dapat mengambil atau mengadaptasi cerita dari novel atau film yang sudah ada sebelumnya. Kemudian, dibutuhkan breakdown seusai naskah dibuat untuk mempelajari rincian dari cerita yang akan dituangkan ke dalam film dan video.

  1. Desain

Desain adalah kegiatan mengumpulkan data hingga fakta yang sesuai dan relevan. Diantaranya desain terkait image, video, audio, dan lain sebagainya. Pada tahap inilah ditentukan isi cerita, properti yang akan digunakan, kebutuhan audio/sound, masalah teknis, interaksi antara konten yang ingin ditampilkan dan lain sebagainya.

  1. Perencanaan produksi

Pada tahap perencanaan produksi, langkah yang dilakukan adalah membuat konsep kerja, antara lain pembuatan storyboard content outline, perincian anggaran produksi, jadwal kerja, kebutuhan properti atau peralatan produksi, membentuk anggota tim produksi, dan mengevaluasi setiap langkah yang sudah dilakukan.

  1. Dokumentasi

Tahap dokumentasi adalah kegiatan yang meliputi pengumpulan semua jenis data, baik berupa teks, image, video atau audio terkait informasi dari keseluruhan produksi.

  1. Membentuk tim

Tahap selanjutnya dalam membuat dokumen pra-produksi adalah membentuk tim. Pembentukan tim dilakukan melalui seleksi setiap anggota yang sesuai kebutuhan produksi. Sehingga, setiap anggota tim dapat bekerja dengan profesional sesuai tugasnya.

Tim yang dibentuk diantaranya adalah:

  • Produser
  • Art director
  • Audio producer
  • Penulis
  • Editor
  • Desainer
  • Desainer teknik
  • Graphics artist
  • Programmer
  • Cameraman
  • Technical assistant
  • Asisten produksi
  • Content specialist
  • Pencipta lagu/composer atau sound engineer
  • Rigths dan researcher
  • dan pengacara
  1. Merancang desain/ building prototype

Merancang desain adalah tahapan bentuk desain yang sudah dapat diperlihatkan untuk diuji sehingga dapat ditentukan apakah desain tersebut layak atau tidak diproduksi. Proses ini juga dapat membuktikan keaslian suatu desain dengan dibuatnya hak cipta agar produk tersebut memiliki kekuatan hukum yang menyatakan produk yang akan dibuat adalah asli atau orisinil tanpa meniru dan menggunakan hak cipta milik orang lain. Terakhir, membahas rancangan desain yang telah dibentuk bersama anggota tim dan klien untuk mendapatkan saran atau pendapat sebagai perbaikan.

  1. Penyempurnaan

Selanjutnya adalah tahap penyempurnaan yang merupakan evaluasi dari beberapa langkah sebelumnya. Dengan melakukan evaluasi, semua proses produksi yang sudah ditentukan akan dikoreksi dan terkendali.

  1. Tanda tangan kontrak dan anggaran

Tahap terakhir pada pembuatan dokumen pra-produksi yakni penandatanganan kontrak dan anggaran atau pembiayaan. Kontrak kerja dan pembayaran anggaran yang ditandatangani harus sesuai dengan kesepakatan semua pihak. Untuk selanjutnya film dan video siap diproduksi.

 

Penulis : V0l1-Yl


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia