Cara Melindungi Data Pribadi Dari Ancaman Bahaya Internet

Cara Melindungi Data Pribadi Dari Ancaman Bahaya Internet

  2019-02-12 16:49:31     Ulti Desi Arni     Dibaca 33 kali

Perkembangan dunia cyber atau internet yang kian pesat sangat membantu manusia, bahkan hampir seluruh pekerjaan dilakukan dengan adanya bantuan internet. Tak heran, jika internet diakses dan dimanfaatkan setiap hari, bahkan setiap saat oleh hampir semua orang dari berbagai belahan dunia.

Meski sangat membantu, ternyata internet tak luput dari bahaya yang mengintai. Mulai dari bahaya malware atau virus hingga bahaya terhadap diri sendiri yang. Bahaya virus memang selalu menghantui perangkat yang kita gunakan, namun tak hanya perangkat yang harus dilindungi, akan tetapi sangat penting untuk melindungi informasi terkait data pribadi kamu.

Mengapa sangat penting untuk memberikan perlindungan terhadap informasi terkait data pribadi kamu?

Seperti yang diketahui, saat ini kejahatan tidak hanya terjadi di dunia nyata namun juga di dunia cyber. Kejahatan cyber adalah kejahatan atau tindakan kriminal yang dilakukan melalui media internet. Seringkali, pihak yang tidak bertanggungjawab melalukan kejahatan cyber dengan memanfaatkan data pribadi seseorang untuk disalahgunakan, misalnya dalam kasus penipuan.

Terlebih lagi, saat ini hampir setiap hari internet digunakan untuk mengakses platform yang mengharuskan seseorang untuk mengisi atau menginput data pribadi, mulai dari nama, alamat, nomor telepon hingga nomor rekening atau kartu kredit. Informasi ini ternyata memberi peluang bagi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab atau peretas (hacker) untuk melakukan kejahatan dengan memanfaatkan data pribadi tersebut.

Lantas, bagaimana cara melindungi data pribadi dari ancaman bahaya internet?

  1. Gunakan Password Unik

Password atau kata sandi merupakan kumpulan karakter yang digunakan untuk melindungi serta memverifikasi data diri terhadap suatu website atau platform di internet. Password sangat penting untuk digunakan sebagai suatu upaya memberi perlindungan dan memastikan keamanan terhadap informasi data pribadi.

Mungkin, kita telah merasa aman dengan menggunakan password pada akun tertentu, namun ternyata password juga bisa dibobol jika setiap karakter yang digunakan pada password mudah ditebak.

Sebab itu, buatlah password yang sulit ditebak dan hindari penggunaan tanggal lahir, atau informasi yang mudah diketahui oleh pihak lain. Sebaiknya, gunakan kombinasi angka, huruf kapital dan sematkan tanda baca pada password. Selain itu, hindari pula menggunakan satu password untuk setiap akun kamu.

  1. Atur Privacy di Media Sosial

Seperti diketahui, untuk mengakses serta membuat akun di platform atau media sosial digunakan data pribadi. Saat membuat akun media sosial, biasanya kamu akan diminta untuk menginput data pribadi, seperti nama, alamat, tanggal dan tempat lahir hingga hal pribadi lainnya.

Untuk itu, sangat penting memastikan keamanan pada informasi terkait data pribadi yang kamu input. Sebab, jika tidak diamankan maka data pribadi kamu akan dapat dilihat oleh siapa saja.

Untuk memastikan informasi data pribadi kamu aman, buatlah privacy melalui pengaturan di akun media sosial kamu. Upaya ini untuk membatasi dan mengatur siapa saja yang bisa mengetahui data pribadi kamu.

  1. Amankan Transaksi Online

Kegiatan transaksi online yang juga mengharuskan kamu untuk mengakses internet juga tak lupa dari ancaman bahaya kejahatan di internet. Tentunya, kamu juga harus diharuskan menggunakan password untuk internet banking ataupun mobile banking yang kamu gunakan.

Sebaiknya, lakukan penggantian password untuk internet banking atau mobile banking kamu secara berkala. Usai melakukan transaksi online, pastikan kamu telah menghapus browser history di atau jejak transaksi yang kamu lakukan di setiap perangkat, baik itu laptop, komputer maupun ponsel pintar atau smartphone.

Upaya ini untuk mencegah terjadinya kebocoran password atau data pribadi kamu, bahkan kebocoran informasi terkait keuangan kamu.

  1. Hindari Buka Website Sembarangan

Selain bahaya peretas atau hacker terhadap data pribadi, bahaya yang seringkali ditemukan adalah malware atau virus. Malware kerap menyebar melalui website, terlebih website dengan konten tidak jelas.

Sebaiknya, jangan membuka website sembarangan. Seperti website yang menyediakan download software gratis, website judi, dan website pornografi. Biasanya, saat kamu membuka website-website tersebut, virus akan menyebar dan merusak beberapa sistem pada perangkat kamu, hingga bahkan mencuci berbagai data pribadi di perangkat kamu.

  1. Hindari Instal Software Sembarangan

Malware juga tersembunyi pada website yang menyediakan software dengan download gratis. Jika ingin menginstal software pastikan software yang kamu instal berasal dari website yang legal, bukan bajakan. Sebab, meskipun gratis tapi risikonya cukup merepotkan kamu. Selain perangkat terkena virus, data pribadi kamu juga terancam bocor.

  1. Gunakan Software Pelindung

Menggunakan antivirus di perangkat komputer atau laptop, termasuk untuk smartphone memang diharuskan untuk melindungi. Namun, seringkali kita menggunakan antivirus yang sembarangan karena tergiur dengan yang gratis, padahal belum tentu memberi perlindungan.

Memang tidak semua antivirus gratis itu tidak dapat dipercaya, beberapa ada yang memberi perlindungan maksimal. Namun, tidak ada salahnya menggunakan antivirus yang berbayar. Sebab, antivirus berbayar memberi perlindungan yang terjamin.

Nah, melindungi diri sendiri dari bahaya internet sangat penting. Terutama, untuk kamu yang sangat aktif menggunakan bantuan internet. Sangat disarankan untuk menggunakan tips tersebut.

 

 

Penulis : V0l1-Yl


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia