WhatsApp-Button
Perbedaan Ilmu Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual (DKV)

Perbedaan Ilmu Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual (DKV)

  2018-11-30 16:56:35     Ulti Desi Arni     Dibaca 4192 kali

Seringkali Ilmu Komunikasi disamakan dengan Desain Komunikasi Visual. Padahal terdapat perbedaan di antara keduanya. Jika Ilmu Komunikasi menjadi disiplin ilmu yang mempelajari proses penyampaian pesan antara komunikator dan komunikan untuk menyamakan makna, maka Desain Komunikasi Visual (DKV) yang juga dikenal sebagai desain grafis menjadi sarana komunikasi atau menyampaikan pesan.

Dengan begitu Desain Komunikasi Visual dan Ilmu Komunikasi memiliki keterkaitan. Sebab, komunikasi yang baik dibutuhkan dalam proses Desain Komunikasi Visual. DKV, pada ilmu komunikasi menjadi proses komunikasi yang bersifat sekunder. Sebab, dibutuhkan sarana yang menjadi media kedua setelah lambang agar suatu pesan dapat tersampaikan. Dalam hal ini, komunikan atau penerima pesan menjadi target desainer yang merupakan komunikator dalam jumlah yang banyak.

Adapun media yang diciptakan dalam DKV untuk menunjang proses penyampaian pesan antara lain, televisi, majalah, surat kabar, film dan lainnya.  DKV menjadi bagian dari komunikasi massa, sehingga hanya berlangsung dengan satu arah dan tidak umpan balik. Jadi, reaksi  dari komunikan atau tidak dapat diketahui secara langsung.

Sebab itu, Ilmu Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual sangat berkaitan. Meski begitu, tak serta merta ilmu komunikasi dan desain komunikasi visual dapat disamakan. Terdapat perbedaan di antara keduanya. Berikut penjelesannya:

Ilmu Komunikasi

Ilmu komunikasi sebuah disiplin ilmu yang mempelajari interaksi sosial. Jika didefinisikan, ilmu komunikasi membahas proses pengiriman dan penerimaan pesan antara komunator si pengirim dan komunikan sebagai penerima pesan, melalui media untuk menghasilkan umpan balik berupa reaksi atau tanggapan baik itu secara individu maupun kelompok.

Ilmu komunikasi dahulu, lebih dikenal sebagai retorika publik, orasi atau persuasi untuk mempengaruhi seseorang atau kelompok terkait suatu hal. Dewasa ini, ilmu komunikasi kian berkembang dan menjadi dianggap sangat penting dalam penyebaran sebuah informasi.

Bahkan, ilmu komunikasi telah diadaptasikan sebagai sebuah disiplin ilmu dengan berbagai cabang dan dihubungkan dengan humaniora, seperti seni pertunjukan, hingga seni bercerita. Layaknya ilmu sosial lainnya, disiplin ilmu komunikasi seringkali berkaitan dengan sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi sampai kebijakan publik.

Adapun bagian dari disiplin ilmu komunikasi, adalah komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, komunikasi politik, komunikasi massa, komunikasi antar budaya, dan komunikasi organisasi.

Desain Komunikasi Visual (DKV)

Sedangkan, desain komunikasi visual sangat erat dengan sarana atau media yang digunakan dalam berkomunikasi. Memang, desain komunikasi visual masih terdengar asing di masyarakat awam. Bahkan, seringkali, mereka yang berkecimpung sebagai desainer komunikasi visual ini hanya dianggap si pembuat reklame atau baliho.

Jika ditarik secara umum, pernyataan itu tidak salah, karena desain komunikasi visual memang erat dengan pembuatan iklan. Namun juga tidak bisa dianggap benar secara keseluruhan, sebab iklan hanyalah satu dari berbagai sarana yang diciptakan desain komunikasi visual.

Secara umum, desain komunikasi visual dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari seni dalam proses penyampaian pesan dalam komunikasi, dengan memanfaatkan bahasa rupa. Tujuannya, tidak hanya untuk menyampaikan informasi, namun juga mempengaruhi seseorang atau audience sehingga merubah perilakunya sesuai yang diinginkan.

Di sinilah bahasa rupa atau visual language digunakan, dalam bentuk simbol, tanda, grafis, ilustrasi foto atau gambar, huruf atau tipografi dan lain sebagainya.

Jika melihat sejarahnya, desain komunikasi visual mulai berkembang pada sekitar 1950-an. Sebelumnya, seseorang harus menggunakan jasa berbagai seniman untuk menyampaikan dan memasarkan sesuatu secara visual. Seniman yang dimanfaatkan saat itu seniman visualisasi hingga penata huruf, yang bertugas membuat rencana dan membuat suatu teks dengan rinci hingga memberi petunjuk kepada percetakan, atau ilustrator yang bertugas memproduksi diagram dan sketsa atau lainnya.

Kekinian, desain komunikasi visual menjadi bagian penting dalam pembuatan sebuah iklan, bahkan surat kabar. Bahkan menjadi bagian dalam proses penyampaian pesan public relations (hubungan masyarakat).

Jadi, desain komunikasi visual merupakan ilmu memanfaatkan kreatifitas dan visual sebagai sarana atau media dalam menyampaikan pesan untuk suatu tujuan.

Meski menjadi salah satu bagian atau cabang ilmu desain, desain komunikasi visual juga berpegang pada beberapa cabang ilmu lainnya, di antaranya tentu ilmu komunikasi, seni rupa, hingga psikologi.

 

Penulis : Vol01-Yl


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia