Konsep Pembuatan Video Pra Produksi (Sinopsis, Naskah dan StoryBoard)

Konsep Pembuatan Video Pra Produksi (Sinopsis, Naskah dan StoryBoard)

  2018-04-13 16:22:45     Ulti Desi Arni     Dibaca 8581 kali

Di era digital saat ini banyak menuntut konten lebih dari sekedar teks atau hanya grafik saja. Konsep video berfungsi sebagai media komunikasi dalam menyampaikan gagasan yang lebih menarik. Konten yang disampaikan dalam sebuah video haruslah sederhana dan mudah dimengerti oleh penggunanya.

Karena manusia sebagai makhluk visual, maka akan lebih mudah mengerti dan mendapatkan informasi melihat sesuatu yang hidup, bergerak dan bersuara. Untuk itu diperlukan sebuah presentasi dalam bentuk video dimana terdapat gambar bergerak sekaligus suara yang diperlukan

Proses dalam pembuatan video itu sendiri dimulai dari pencarian ide, membuat sinopsis, membuat naskah, shooting, produksi dan pasca produksi.

Namun pembahasan kita kali ini adalah pembuatan video presentasi Pra Produksi. Yaitu membedakan apa itu sinopsis, bagaimana membuat naskah dan storyboard.

  1. Sinopsis

Sinopsis adalah alur cerita secara singkat. Sinopsis dijelaskan dalam tulisan singkat sehingga penonton mampu memahami isi cerita yang disampaikan dalam video atau film. Sebuah sinopsis dikatakan baik apabila mampu menjelaskan cerita secara utuh.

Keindahan gaya bahasa, penjelasan rinci kejadian dalam alur cerita disusun menggunakan bahasa yang lugas dibutuhkan dalam pembuatan sinopsis. Itu semua dilakukan agar makna yang disampaikan tidak lari dari cerita. Agar sinopsis menarik maka dibutuhkan dramaturgi yaitu alur emosi dalam sebuah cerita.

  1. Naskah

Naskah adalah teks yang berisi gambaran yang akan dibuat atau tampil di layar. Tujuannya agar seluruh pendukung dalam pembuatan video paham setiap rinci dari video jalan cerita yang akan disampaikan. Penulisan naskah dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang dimengerti oleh orang yang berperan dalam pembuatan video tersebut.

Sebelum menulis naskah, seseorang harus memahami terlebih dahulu karakteristik media audio visual. Berikut contoh naskah :

 

Karakteristik Media Audio Visual adalah sebagai berikut.

  • Walaupun tidak bisa lepas dengan suara yang berperan melengkapi informasi atau pesan visual Media Audio Visual lebih mengutamakan visual dari pada suara.
  • Informasi yang disampaikan dapat berupa gambar/visual fakta, kejadian nyata, ataupun sebuah fiksi/gagasan kreatif.
  • Setiap kali tayang melalui media televisi, program audio visual dapat ditonton jutaan orang dalam waktu yang bersamaan.
  • Dibandingkan media komunikasi dan informasi lainnya, Media Audio Visual paling efektif.
  • Jika dikemas dalam bentuk format VCD atau DVD, Program dapat ditonton berulang-ulang dan mudah digandakan.
  • Dampak program audio visual cukup tinggi jika terjadi kesalahan dan terlanjur disiarkan sulit untuk merubahanya. Karena itu sebelum disiarkan harus benar-benar dicek terlebih dahulu agart tidak ada kesalahan informasi.
  • Butuh waktu yang lama untuk memproduksi program audio visual. Jenis yang biasanya ada pada program audio visual: Noncerita, Berita (Dokumenter; Feature; Reality Program), Cerita (Cerita/Drama; Hiburan; Musik; Lawak; Kuis), Iklan Layanan Masyarakat.
  1. Storyboard

Storyboard adalah sketsa gambar berbentuk thumbnail yang berurutan sesuai jalan cerita. Melalui storyboard seluruh yang melakukan produksi dalam video tersebut dapat melihat alur cerita dalam bentuk gambar.

Storyboard berfungsi sebagai ungkapan kreatif dalam menyampaikan pesan dan gagasan secara visual. Dapat ditambahakan arah gerakan pada storyboard guna memandu gerakan berikutnya. Selain itu juga dapat ditambahkan informasi laih berupa huruf warna, dan tata letak sehingga pesan dan gagasan dapat diterima.

Untuk membuat storyboard yang bagus, perlu berlatih menggambarkan komposisi dari suatu adegan tertentu dalam bentuk gambar sketsa. Diperlukan keterampilan menggambar dan mampu menampung beragama ide arahan dari sutrada dalam pembuatan storyboard.

Tidak ada yang baku dalam bentuk panel storyboard. Pada umumnya berupa gambar thumbnail disusun secara horisontal atau vertikal yang dilengkapi dengan arahan visual berupa panduan informasi nomor adegan, nomor cut/panel, nomor background, dan catatan adegan.

Gambar berikut adalah contoh storyboard :

 

Keterangan:

SC = Adegan (Scene).

Cut = Nomor pengambilan gambar berdasar bidikan camera. Pada storyboard animasi cut disebut juga denga inisial

PN= Panel yang mempunyai tujuan yang sama.

BG = Background. Durasi = Perkiraan lama waktu dalam tiap adegan.

Dialog/Narasi = Berisi dialog tokoh/narasi adegan.

Efek = Memperjelas efek kamera / adegan.

Catatan = Catatan pengerjaan tiap adegan.

Layout = Petunjuk gerak tertentu sebagai rincian storyboard bila diperlukan. 

 

Keyword :  tahun ulang video membuat konsep romantis profil perpisahan sekolah motion stop lucu iklan cara pembuatan dalam ciri contoh clip profile company dasar klip dokumenter presentasi karakter desain dan storyboard naskah sinopsis teknik 

 

#GarudaCyber23April/Ulti

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia