Contoh Pra Produksi Video

Contoh Pra Produksi Video

  2019-03-11 16:42:39     Ulti Desi Arni     Dibaca 51 kali

Video merupakan teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. Video meliputi rangkaian sejumlah frame dari gambar yang diputar secara cepat. Frame didapatkan dari sejumlah tahap suatu gerakan.

Saat ini video dijadikan sebagai media komunikasi atau penyampaian pesan baik untuk tujuan pemasaran, periklanan, maupun menyampaikan pesan bersifat layanan publik. Namun, video tidak serta merta dibuat secara mudah seperti terlihat. Terdapat beberapa tahap atau langkah yang harus dilakukan sebelum membuat video sesuai dengan tujuannya. Video yang baik sebelum pembuatannya dibutuhkan proses pra produksi. Pra produksi adalah tahap-tahap yang meliputi perencanaan dan persiapan sebelum produksi video dilakukan.

Pra produksi dibutuhkan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan mulai dari konsep, ide yang akan dituangkan hingga hasil video sesuai dengan tujuan. Berikut Garuda Cyber merangkum beberapa langkah yang harus dilakukan dalam pra produksi video.

  1. Tujuan dibuatnya video

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam pembuatan video adalah menentukan tujuan video itu dibuat. Apakah video ditujukan untuk kebutuhan komersil, seperti periklanan, tugas sekolah atau sarana belajar.

Jika video dibuat untuk tujuan komersil atau periklanan, sebelum dibuat kamu harus mengetahui iklan untuk produk seperti apa yang akan dikomersilkan. Namun, jika untuk tugas sekolah atau sarana belajar, video harus disesuaikan dengan pelajaran atau materi yang akan dihadirkan dalam video tersebut.

  1. Ide

Tahap kedua adalah menentukan dan membuat ide atau gagasan yang akan dituangkan menjadi cerita dalam video tersebut. Ide kemudian akan dijadikan konsep yang menjadi dasar untuk setiap langkah dalam produksi video.

  1. Sasaran

Tahap pra produksi video berikutnya adalah menentukan sasaran yang akan menonton video. Misalnya, pelajar, remaja, anak-anak atau masyarakat secara umum. Jika sudah, video harus disesuaikan dengan sasaran agar informasi yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik.

  1. Pokok materi

Sebelum membuat atau memproduksi video, kamu sebelumnya harus menentukan pokok materi untuk video tersebut. Pokok materi adalah berupa pesan yang ingin disampaikan, baik itu untuk tujuan komersil, presentasi, maupun informasi layanan masyarakat.

Misalnya, video yang dibuat bertujuan untuk berbagi informasi tentang bahaya merokok. Maka, terlebih dahulu kamu harus mengetahui bahaya dan ancaman apa saja yang akan muncul ketika merokok. Pokok materi dibutuhkan, dengan demikian video yang dibuat dapat terarah dan dibuat sesuai tujuan dan sasaran yang menjadi penontonnya.

  1. Sinopsis

Jika sudah menentukan pokok materi, selanjutnya kamu harus membuat sinopsis untuk video. Sinopsis merupakan rangkaian peristiwa atau rekaan yang akan ditampilkan ke video dalam bentuk singkat, pada serta jelas.

Sinopsis akan membuat produksi video berjalan sesuai alur cerita. Sinopsis akan meringkas atau memendekkan cerita, namun tidak menghilangkan maksud serta setiap unsur-unsur penting yang harus adalah dalam video tersebut.

  1. Naskah

Tahap selanjutnya yang harus kamu lakukan dalam pra produksi adalah membuat dan mempersiapkan naskah. Naskah merupakan serangkaian teks yang memuat alur cerita untuk setiap dialog pada video.

Jika video bertujuan untuk kebutuhan presentasi atau iklan baik itu komersial, naskah dibutuhkan untuk memudahkan pembaca atau narator sesuai detail dari tujuan setiap pesan yang disampaikan dapat dimengerti penontonnya.

  1. Storyboard

Jika sudah ada naskah, maka kamu siap untuk membuat storyboard. Storyboard merupakan serangkaian sketsa berupa persegi panjang untuk menggambarkan alur cerita atau gambar yang sesuai dengan urutan pada panduan pembuatan video.

  1. Pencahayaan

Sebenarnya jika storyboard telah siap, maka kamu siap melakukan produksi video. Namun, video yang baik membutuhkan pencahayaan yang baik agar video tampak lebih jelas. Pencahayaan pada video dibuat secara sederhana, yakni subjek harus menghadap pada sumber cahaya utama. Sebaiknya, sumber cahaya dibuat melalui tiga titik, yakni di depan, dan dua lainnya berada di samping subjek. Dengan begitu, video yang dibuat akan memiliki pencahayaan yang berkualitas baik.

Nah, itulah sederet contoh pra produksi yang harus dipersiapkan sebelum kamu membuat video sesuai tujuan dan tepat sasaran. Video yang baik harus berdasarkan urutan dan alur cerita yang baik, sehingga maksud atau pesan yang menjadi tujuan video itu dibuat dapat disampaikan dan dimengerti penonton dengan baik pula.

 

Penulis : V0l1-Yl


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia