WhatsApp-Button
Bos Perusahaan Besar Ini Batasi Gunakan Teknologi

Bos Perusahaan Besar Ini Batasi Gunakan Teknologi

  2019-02-20 16:41:39     Ulti Desi Arni     Dibaca 44 kali

Teknologi saat ini memang menjadi salah satu penentu keberhasilan sebuah bisnis. Apalagi teknologi telah banyak didukung dengan hadirnya internet yang memudahkan pekerjaan. Di saat para pebisnis menggantungkan usahanya pada teknologi dan internet untuk mengetahui perkembangan pasar,  sejumlah orang sukses lainnya justru membatasi dirinya dari penggunaan teknologi dan internet.

Bahkan, beberapa pengusaha sukses seperti CEO atau pendiri sebuah perusahaan dan bos perusahaan tidak menggunakan teknologi dan internet. Namun, para pengusaha yang tidak terpaku pada teknologi dan internet tak kalah berhasil dalam usahanya. Hal ini tentu menjadi sebuah pertanyaan di tengah perkembangan teknologi dan kian pesatnya persaingan pasar saat ini.

Garuda Cyber merangkum sejumlah bos perusahaan besar yang justru membatasi dirinya dari penggunaan teknologi:

  1. John Paul DeJoria

John Paul DeJoria adalah pendiri John Paul Mitchell System. Meski sukses sebagai bos perusahaan besar, ternyata DeJoria membatasi dirinya dari penggunaan teknologi. DeJoria mengaku tidak ada pekerjaan yang mampu diselesaikan jika ia menggunakan email, sebab begitu banyak tugas-tugas yang menumpuk di email.

Ia justru lebih suka melakukan pekerjaan secara langsung atau hanya menggunakan telepon. Bahkan, DeJoria mengatakan bahwa dirinya selalu membawa buku telepon miliknya yang sudah berusia 15 tahun.

  1. Warren Buffet

Sebagai CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffet ternyata membatasi dirinya dari penggunaan teknologi. Pada 2018 lalu, Buffet bahkan masih memiliki ponsel flip Sambung yang ia pamerkan di CNBC Squawk Box.

Bahkan, bos besar seperti Tim Cook yang merupakan CEO Apple telah berupaya meyakinkan Buffet untuk menggunakan smartphone atau ponsel pintar, namun tidak berhasil. Investor legendaris itu justru melontarkan candaan di CNN dengan mengatakan bahwa ponsel flip Samsung miliknya itu adalah pemberian Alexander Graham Bell.

  1. Joyeeta Das

Di saat bos perusahaan besar memantau perkembangan pasar melalui teknologi dan internet, Joyeeta Das yang merupakan CEO Gyana justru memilih menyelam. Daripada menggunakan menghibur diri dengan teknologi, ia lebih memilih berlibur untuk menyelam secara diam-diam. Bahkan, diam-diam ia menyalam dalam dua kali setahun untuk mengistirahatkan dirinya dari teknologi dan internet.

  1. Tom Patterson

Tom Patterson adalah CEO Tommy John. Ia juga sangat membatasi dirinya dari teknologi serta internet. Bahkan, ia hanya dapat dihubungi via sms jika ada yang mendesak. Sebab, CEO dari perusahaan pakaian pria itu meminimalkan jumlah email yang ia terima setiap hari dengan strategi yang sederhana. Ia mengaku hanya akan memeriksa email sebelum pukul 9 pagi dan setelah pukul 5 sore.

  1. Karlie Kloss

Sebagai pendiri Kode With Klossy, Karlie Kloss justru akan benar-benar mematikan ponselnya meski ia selalu membawa ponsel saat berada di rumah. Kloss bahkan mendetoksifikasi dirinya dari digital tiap minggu. Ia mengaku tidak akan mengunggah atau membuat postingan di Instagram atau membalas email.

  1. Arianna Huffington

Arianna Huffington adalah CEO Thrive Global dan sebelumnya Huffpost. Bos dari perusahaan besar ini ternyata juga membatasi dirinya dari penggunaan teknologi. Bahkan, ia menganggap tidur lebih baik daripada menggunakan teknologi dan ia juga percaya bahwa tidur menjadi kunci sebuah kesuksesan.

Tidak heran, jika ia menjauhkan ponsel dari kamar tidurnya saat malam hari. Ia menganjurkan, bahwa saat mengisi daya ponsel di malam hari, sebaiknya lakukan jauh dari tempat tidur. Sebab menurutnya, dengan begitu akan membuat bersemangat di pagi hari. Hal terpenting lainnya yang ia lakukan adalah tidak memeriksa ponsel ketika bangun tidur.

  1. Marc Benioff

Selama dua pekan, Marc Benioff seorang CEO Salesforce justru meninggalkan teleponnya. Menurut laporan CNBC, Benioff mengirim iPhone dan iPad miliknya ke rumah musim panasnya yang berada di Hawai. Kemudian, Benioff akan berlibur di Kepulauan Galapagos, Bora Bora dan Pulau Paskah selama dua pekan. Ia percaya konsep pikiran pemula dari Buddhisme Zen yang melihat dunia baru akan ia tidak tahu apa-apa tentang itu.

Benioff juga sudah lama mengikuti meditasi dan selama meditasi, ia juga menerima telepon secara eksklusif lewat telepon rumahnya pada musim panas. Ia bahkan menyadari bahwa sebenarnya ia tidak terlalu sibuk dan tidak membutuhkan co- CEO seperti bos-bos perusahaan besar lainnya.

  1. Justin McLeod

Di posisi pertama yang sangat membatasi dirinya teknologi meski merupakan seorang bos dari perusahaan besar adalah Justin McLeod. Ia adalah pendiri atau CEO aplikasi kencan, Hinge.

McLeod selama satu sampai dua pekan pada suatu waktu akan menjauhkan dirinya dari teknologi. Bahkan, ia baru-baru ini menghapus aplikasi email di ponselnya. Ia mengaku telah membuat keputusan yang sangat tepat dan menjadi lebih bahagia.

Selain itu, McLeod jug menjauhkan dari internet dan mengistirahatkan dirinya dari pekerjaan selama satu hingga dua pekan tiap tahunnya. Menurutnya, dengan begitu akan membantu membuat pikirannya jernih.

Nah, itu dia sejumlah CEO atau bos perusahaan besar yang justru membatasi dan menjauhkan dirinya dari teknologi. Padahal, teknologi saat ini menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah usaha. Namun, bos-bos perusahaan besar tersebut membuktikan bahwa ia bisa sukses tanpa terpaku dengan teknologi dan internet. Bagaimana? Kamu setuju?

 

Penulis : V0l1-Yl


Sukai/Like Fan Page Facebook Garuda Cyber Indonesia
Subscribe Channel Youtube Garuda Cyber Indonesia
Follow Instagram Garuda Cyber Indonesia
Chat Wa

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia