Hubungan Ilmu Komunikasi dengan Manajen Perusahaan

Hubungan Ilmu Komunikasi dengan Manajen Perusahaan

  2018-11-08 17:03:14     Ulti Desi Arni     Dibaca 23 kali

Sebuah perusahaan memiliki manajemen untuk merencanakan, mengorganisir, memimpin dan mengontrol. Pada dasarnya, manajemen memiliki konsep sebagai proses untuk menciptakan setiap kegiatan yang sistematis dan terstruktur. Manajemen bertanggung jawab dengan berbagai keputusan yang diambil untuk kelangsungan perusahaan.

Dalam hal ini setiap perusahaan, instansi atau organisasi, diharuskan untuk membangun komunikasi antar atasan dan bawahan serta antar jajaran.

Komunikasi yang terjalin dengan baik dan tepat sasaran menandakan sebuah perusahaan memiliki manajemen yang baik pula. Komunikasi yang baik tentu akan menghasilkan hubungan baik antara manajemen dengan karyawan sehingga menghasilkan suatu ide-ide kreatif dan memberikan solusi untuk suatu masalah.

Baca Juga : Karir Lulusan Jurusan Ilmu Komunikasi

Dengan begitu, sangat diperlukan terjalinnya komunikasi yang baik secara vertikal dan horizontal atau antar pimpinan dengan bawahan dan sebaliknya, pimpinan dengan pimpinan bahkan, sesama jajarannya. Sehingga, dapat meningkatkan produktivitas karyawan.

Sebagaimana definisinya, komunikasi suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi antara komunikator atau penyampai pesan dan komunikasi penerima pesan baik secara lisan (verbal) atau simbol dan tulisan (nonverbal) untuk menghasilkan sebuah pemahaman sehingga tercipta timbal balik (feedback) dan reaksi.

Komunikasi yang terbangun dengan baik akan memperkecil terjadinya kesalahan atau miss komunikasi. Sehingga tercipta hubungan timbal balik antar semua pihak agar terwujud visi dan misi perusahaan tersebut.

Komunikasi yang baik akan menghasilkan manajemen yang baik pula. Sebab itu, ilmu komunikasi sangat erat kaitannya dengan manajemen perusahaan.  

Seperti dikatakan Stephen P. Robbins, komunikasi memiliki fungsi utama sebagai kendali, motivasi, informasi dan pengungkapan emosional. Artinya, setiap pihak dalam sebuah perusahaan baik itu atasan atau bawahan harus memberi dan menerima informasi yang baik dan tepat waktu.

Baca Juga : Apa Saja Yang Dipelajari Pada Jurusan Ilmu Komunikasi ?

Selain itu, pimpinan perusahaan berwenang untuk mempengaruhi bawahannya ketika perusahaan itu tidak mendapatkan hasil yang diharapkan. Jadi, komunikasi harus terjalin antar kedua belah pihak agar setiap tugas dapat diselesaikan dengan baik.  Karena sejatinya, perusahaan tentu bertujuan untuk menghasilkan sesuatu atau laba.

Perusahaan dengan pola komunikasi yang dibangun antar semua pihak akan menciptakan suatu kepuasan kerja, meningkatkan produktivitas karyawan, memunculkan ide-ide atau kreativitas, bahkan komunikasi bertujuan untuk menyelesaikan konflik.

Selain itu, dengan membangun komunikasi yang baik di perusahaan akan membentuk suatu hubungan yang baik pula antar semua pihak, baik itu pimpinan dengan karyawan, pimpinan antar pimpinan dan antar jajaran. Karenanya, sangat diharuskan untuk membangun komunikasi yang baik.

Komunikasi tidak hanya harus terbangun di internal perusahaan saja, tapi juga di luar atau eksternal perusahaan. Komunikasi eksternal sangat dibutuhkan untuk membangun suatu kepercayaan antara dua pihak, yakni perusahaan dengan konsumen atau masyarakat.

Sebab, Frank Jefkinse menyebutkan komunikasi perusahaan atau organisasi harus terdiri dari segala bentuk-bentuk komunikasi yang direncanakan, ke arah dalam atau internal dan ke arah luar atau eksternal perusahaan.

Sehingga antara perusahaan dan masyarakat tercipta pencapaian dan target tertentu terkait pemahaman. Dan terbangunlah sebuah kepercayaan antara masyarakat sebagai konsumen dan perusahaan sebagai produsen.

Baca Juga : Perbedaan Jurusan Ilmu Komunikasi Dengan Jurusan Desain Komunikasi Visual

Untuk itu, perusahaan dengan manajemen yang baik selalu memiliki seseorang atau divisi yang berfungsi untuk membangun kepercayaan antar masyarakat dan perusahaan. Dinamakan Public Relations (PR) atau divisi Humas.

Humas perusahaan atau PR bertugas untuk memberikan informasi tentang apa yang dibutuhkan masyarakat, terkait produk atau jasa. Hal-hal yang biasa diinformasikan biasanya berbentuk siaran pers. Biasanya siaran pers yang disampaikan berupa informasi terkait kegiatan perusahaan di tengah masyarakat. Tujuannya untuk membangun kepercayaan di tengah masyarakat dan sebagai bentuk bakti perusahaan terhadap masyarakat di sekitarnya.

Ada pula konferensi siaran pers. Biasanya, manajemen perusahaan akan memutuskan untuk melakukan konferensi pers ketika perusahaan tersebut menghadapi suatu krisis, konflik atau masalah. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi dan klarifikasi terkait masalah atau kesalahan yang terjadi di perusahaan tersebut.

Perusahaan dengan manajemen yang baik juga harus mampu membangun komunikasi dengan masyarakat. Dalam hal ini terkait layanan masyarakat. Perusahaan harus menerima setiap keluhan masyarakat atau konsumen terkait suatu kesalahan dan ketidakpuasan. Dengan demikian kepercayaan tetap terbangun antara kedua belah pihak dan perusahaan dapat memberikan kepuasan terhadap konsumennya.

 

Penulis : Vol01-Yl

Signup for Newsletter

Langganan Newsletter dari Garuda Cyber untuk mendapatkan informasi terupdate dari Garuda Cyber Indonesia